Edukasi

Pengenalan Reksa Dana bagi Pemula

Equities

Definisi Reksa Dana

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia tahun 1995 mengenai Pasar Modal, Reksa Dana didefinisikan sebagai “wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi”.

Lewat reksa dana, investor individu dengan modal terbatas dapat berinvestasi dalam berbagai instrumen investasi seperti ekuitas, obligasi, dan banyak lagi. Investor juga tidak perlu khawatir mengalami kesulitan dalam menganalisis kinerja instrumen tersebut.

Dengan bangga, kami mendukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga pengawas investasi dalam upaya mengampanyekan Reksa Dana.

Tonton video tentang Reksa Dana yang dipersembahkan oleh OJK; yang bertujuan memperkenalkan Reksa Dana dengan menggunakan bahasa sehari-hari sehingga lebih mudah untuk dipahami.

Klik di sini >Investasi? #yaREKSADANAaja

Legal Form

Bentuk Hukum Reksa

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Pasal 18 Ayat 1 mengenai Pasar Modal, bentuk hukum Reksa Dana adalah sebagai berikut:

  • Reksa Dana Berbentuk Perseroan: “Investasi dalam bentuk perseroan dijalankan dengan menginvestasikan hasil penjualan sahamnya dalam bentuk Efek yang diperdagangkan di Pasar Modal dan pasar uang” (Deskripsi Pasal 18 Ayat 1a),
  • Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif: Kontrak Investasi Kolektif adalah “kontrak antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian yang mengikat pemegang Unit Penyertaan dan yang memberikan wewenang kepada Manajer Investasi untuk mengelola portfolio investasi kolektif dan kepada Bank Kustodian untuk melaksanakan Penitipan Kolektif” (Deskripsi Pasal 18 Ayat 1b).

Selain dari bentuk hukumnya, Reksa Dana juga dikategorikan dalam dua jenis lainnya: Reksa Dana Terbuka dan Reksa Dana Tertutup. Perbedaannya adalah:

  • Reksa Dana Terbuka: Reksa Dana jenis ini menawarkan untuk menjual dan membeli kembali saham dari investor sampai dengan modal dasarnya berdasarkan pada Nilai Aktiva Bersih per unit. Penjelasan lebih jauh mengenai Nilai Aktiva Bersih (NAB) akan dibahas dalam bagian Kinerja Reksa Dana.
  • Reksa Dana Tertutup: Jenis Reksa Dana ini tidak membeli kembali saham dari pemegang sahamnya; investor akan menjualnya secara langsung melalui bursa efek. Harganya sendiri ditentukan oleh penawaran dan permintaan di pasar.
Mechanism

Mekanisme Aktivitas Reksa Dana

Berikut ini adalah mekanisme dari aktivitas Reksa Dana:

Investor akan melakukan pembelian (subscription) Reksa Dana melalui Manajer Investasi dengan menempatkan modal mereka di Bank Kustodian.

Manajer Investasi akan mengelola dana dengan cara membeli/menjual instrumen investasi, seperti misalnya ekuitas, obligasi, atau pasar uang berdasarkan pada jenis Reksa Dana yang dibeli oleh Investor.

Aktivitas pembelian/penjualan yang dilakukan oleh Manajer Investasi akan dilaksanakan melalui perantara investasi.

Jika seorang investor ingin menjual (redeem) unitnya, Manajer Investasi akan memberikan perintah pembayaran kepada Bank Kustodian.

Kemudian, Bank Kustodian akan mentransfer jumlah penjualan yang sah kepada investor.

investments

Manajer Investasi & Bank Kustodian

Manajer Investasi

Dalam kapasitasnya sebagai pelaku usaha, Manajer Investasi adalah suatu pihak yang mengelola Portofolio Efek untuk nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif untuk sekelompok nasabah; selain perusahaan asuransi, dana pensiun, dan bank yang melakukan sendiri kegiatan usahanya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ruang Lingkup Manajer Investasi:

  • Mengelola portofolio efek sehubungan dengan pelanggan,
  • Mengelola reksa dana,
  • Melakukan riset mengenai efek,
  • Menganalisis studi kelayakan investasi.

Bank Kustodian

“Pihak yang memberikan jasa penitipan Efek dan harta lain yang berkaitan dengan Efek serta jasa lain, termasuk menerima dividen, bunga, dan hak-hak lain, menyelesaikan Transaksi Efek, dan mewakili pemegang rekening yang menjadi nasabahnya.”

Yang bertindak sebagai Kustodian adalah:

  • Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian
  • Perusahaan Efek
  • Bank Komersial

Ruang Lingkup Bank Kustodian:

  • Memberikan jasa penitipan dan kustodian kolektif
  • Perhitungan NAB sehari-hari
  • Membayarkan biaya yang timbul terkait dengan reksa dana sesuai instruksi Manajer Investasi
  • Membuat catatan terpisah mengenai Pemegang Unit
  • Memiliki ketentuan tersendiri mengenai pencatatan dan pelaporan
TypesOfFunds

Jenis-jenis Reksa Dana

Risiko Umum:

  • Politik, hukum, ekonomi, perubahan dalam politik & peraturan pemerintah yang dapat memengaruhi kinerja korporasi yang tertulis dalam portofolio Reksa Dana
  • Perkembangan terkini
  • Sektoral

Risiko Investasi:

  • Penurunan nilai dari unit penyertaan
  • Perubahan dalam nilai tukar mata uang asing

Risiko Operasional:

  • Likuiditas
  • Penjualan kembali unit berdasarkan pada likuiditas dari portofolio atau kemampuan Manajer Investasi membeli unit dan menyediakan pembayaran tunai langsung
  • Risiko Biaya Asuransi untuk Aset Reksa Dana

Pertanggungan asuransi pada aset total Reksa Dana di Bank Kustodian. Sejumlah risiko yang tidak diinginkan antara lain: wanprestasi dari salah satu pihak yang terkait (Bank Kustodian, perantara), bencana alam, kebakaran, kerusuhan yang dapat mempengaruhi NAB.

Risks in Mutual FundsRisiko dalam Reksa Dana

Risiko dalam Reksa Dana

Risiko Umum:

  • Politik, hukum, ekonomi, perubahan dalam politik & peraturan pemerintah yang dapat memengaruhi kinerja korporasi yang tertulis dalam portofolio Reksa Dana
  • Perkembangan terkini
  • Sektoral

Risiko Investasi:

  • Penurunan nilai dari unit penyertaan
  • Perubahan dalam nilai tukar mata uang asing

Risiko Operasional:

  • Likuiditas
  • Penjualan kembali unit berdasarkan pada likuiditas dari portofolio atau kemampuan Manajer Investasi membeli unit dan menyediakan pembayaran tunai langsung
  • Risiko Biaya Asuransi untuk Aset Reksa Dana

Pertanggungan asuransi pada aset total Reksa Dana di Bank Kustodian. Sejumlah risiko yang tidak diinginkan antara lain: wanprestasi dari salah satu pihak yang terkait (Bank Kustodian, perantara), bencana alam, kebakaran, kerusuhan yang dapat mempengaruhi NAB.

Mutual Fund ProcpectusProspektus Reksa Dana

Prospektus Reksa Dana

Prospektus adalah informasi tertulis yang dimaksudkan untuk membujuk orang lain membeli Efek dalam sebuah penawaran umum.

Rangkuman Reksa Dana dalam sebuah Prospektus menjelaskan tentang:

  • Faktor Risiko
  • Informasi mengenai aktivitas operasional Reksa Dana
  • Detail unit penyertaan, termasuk harga penawaran
  • Batas maksimal dan minimal untuk pembelian
  • Pernyataan Kebijakan Investasi

Informasi Reksa Dana berisi:

  • Laporan Keuangan
  • Detail biaya operasional
  • Riwayat Reksa Dana
  • Pengelolaan
  • Jangka pembayaran unit penyertaan
  • Pembukaan Reksa Dana
  • Penempatan Awal
  • Rangkuman Reksa Dana
  • Glosarium
  • Informasi Reksa Dana, misal: pengalaman profesional Manajemen Aset dan Bank Kustodian
  • Tujuan dan Kebijakan Investasi
  • Perpajakan
  • Faktor-faktor Risiko
  • Hak Investor
  • Laporan Keuangan & Nasihat Hukum
  • Skema dan Prosedur Pembelian, Penambahan Dana, dan Penjualan
  • Prosedur Likuidasi
investments

Kinerja Reksa Dana

Sebelum memahami Kinerja Reksa Dana, kita terlebih dahulu harus mengenal istilah Nilai Aktiva Bersih dan Unit Penyertaan.

Nilai aktiva bersih adalah nilai pasar yang wajar dari portofolio Efek dan aktiva-aktiva lain dari suatu Reksa Dana, dikurangi liabilitas Dana.

Nilai aktiva bersih per unit adalah total nilai aktiva bersih dibagi jumlah total unit penyertaan yang dimiliki oleh semua pemegang unit portofolio tersebut. NAB per unit dipublikasikan pada suatu surat kabar setiap hari kerja. NAB berfungsi sebagai indikator yang menentukan baik harga beli maupun jual setiap unit penyertaan Reksa Dana. Fluktuasi NAB dapat mengindikasikan kinerja reksa dana, apakah nilainya positif (meningkat) atau negatif (menurun).

Unit Penyertaan adalah sebuah pengukuran dalam portofolio investasi kolektif untuk menentukan bagian dari tiap pihak yang terlibat.

Untuk menghitung hasil investasi Anda dalam Reksa Dana, kurangi penjualan NAB dengan pembelian NAB. Kemudian, kalikan hasilnya dengan jumlah total unit penyertaan yang Anda miliki.

benefits

Keuntungan Reksa Dana

Reksa Dana memiliki berbagai keuntungan yang menjadikannya salah satu pilihan investasi yang paling menarik.

Dikelola oleh manajemen profesional

Portofolio Reksa Dana dikelola oleh seorang Manajer Investasi dengan keahlian profesional dalam mengelola dana. Manajer Investasi memiliki peran yang sangat penting mengingat sebagian besar investor individu tidak memiliki waktu untuk melakukan riset dan evaluasi pasar, dan juga mereka tidak memiliki akses informasi ke pasar saham.

Diversifikasi Investasi

Diversifikasi dalam sebuah portofolio investasi akan mengurangi risiko (tetapi tidak menghilangkannya), karena aset akan diinvestasikan pada instrumen-instrumen yang berbeda; oleh sebab itu risikonya juga akan tersebar. Dengan kata lain, risikonya lebih rendah dibandingkan dengan kasus dimana seseorang membeli satu atau dua instrumen secara terpisah.

Informasi yang Transparan

Reksa Dana Anda wajib memberikan informasi tentang perkembangan portofolio dan juga biaya-biaya secara rutin sehingga semua Pemegang Unit dapat memantau hasil, biaya-biaya, dan risiko mereka kapan pun. Manajer Investasi diwajibkan memublikasikan Nilai Aktiva Bersih secara harian dalam surat kabar, dan juga mengumumkan laporan keuangan semester dan juga tahunan, bersama dengan prospektusnya secara tepat waktu. Dengan begitu, investor akan memiliki akses untuk memantau investasi mereka secara rutin.

Likuiditas Tinggi

Untuk memperoleh keuntungan yang baik, setiap instrumen yang diinvestasikan harus memiliki tingkat likuiditas yang tinggi. Oleh karena itu, investor dapat menjual unit penyertaan mereka kapan pun sesuai ketentuan dalam setiap Reksa Dana sehingga mempermudah investor mengelola uang mereka. Reksa dana terbuka mewajibkan pembelian kembali Unit Penyertaan, itulah sebabnya sifatnya cair.

Biaya Rendah

Reksa Dana adalah modal kolektif dari sejumlah investor yang kemudian dikelola secara profesional. Aset yang makin besar akan menghasilkan efisiensi lebih tinggi terkait biaya transaksi.

Biaya transaksi menjadi lebih rendah jika kita membandingkannya dengan biaya transaksi individual yang dilakukan oleh investor individu di perdagangan saham.

  • Definisi Reksa Dana

    Menurut Undang-Undang Republik Indonesia tahun 1995 mengenai Pasar Modal, Reksa Dana didefinisikan sebagai “wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi”.

    Lewat reksa dana, investor individu dengan modal terbatas dapat berinvestasi dalam berbagai instrumen investasi seperti ekuitas, obligasi, dan banyak lagi. Investor juga tidak perlu khawatir mengalami kesulitan dalam menganalisis kinerja instrumen tersebut.

    Dengan bangga, kami mendukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga pengawas investasi dalam upaya mengampanyekan Reksa Dana.

    Tonton video tentang Reksa Dana yang dipersembahkan oleh OJK; yang bertujuan memperkenalkan Reksa Dana dengan menggunakan bahasa sehari-hari sehingga lebih mudah untuk dipahami.

    Klik di sini >Investasi? #yaREKSADANAaja

  • Bentuk Hukum Reksa

    Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Pasal 18 Ayat 1 mengenai Pasar Modal, bentuk hukum Reksa Dana adalah sebagai berikut:

    • Reksa Dana Berbentuk Perseroan: “Investasi dalam bentuk perseroan dijalankan dengan menginvestasikan hasil penjualan sahamnya dalam bentuk Efek yang diperdagangkan di Pasar Modal dan pasar uang” (Deskripsi Pasal 18 Ayat 1a),
    • Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif: Kontrak Investasi Kolektif adalah “kontrak antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian yang mengikat pemegang Unit Penyertaan dan yang memberikan wewenang kepada Manajer Investasi untuk mengelola portfolio investasi kolektif dan kepada Bank Kustodian untuk melaksanakan Penitipan Kolektif” (Deskripsi Pasal 18 Ayat 1b).

    Selain dari bentuk hukumnya, Reksa Dana juga dikategorikan dalam dua jenis lainnya: Reksa Dana Terbuka dan Reksa Dana Tertutup. Perbedaannya adalah:

    • Reksa Dana Terbuka: Reksa Dana jenis ini menawarkan untuk menjual dan membeli kembali saham dari investor sampai dengan modal dasarnya berdasarkan pada Nilai Aktiva Bersih per unit. Penjelasan lebih jauh mengenai Nilai Aktiva Bersih (NAB) akan dibahas dalam bagian Kinerja Reksa Dana.
    • Reksa Dana Tertutup: Jenis Reksa Dana ini tidak membeli kembali saham dari pemegang sahamnya; investor akan menjualnya secara langsung melalui bursa efek. Harganya sendiri ditentukan oleh penawaran dan permintaan di pasar.
  • Mekanisme Aktivitas Reksa Dana

    Berikut ini adalah mekanisme dari aktivitas Reksa Dana:

    Investor akan melakukan pembelian (subscription) Reksa Dana melalui Manajer Investasi dengan menempatkan modal mereka di Bank Kustodian.

    Manajer Investasi akan mengelola dana dengan cara membeli/menjual instrumen investasi, seperti misalnya ekuitas, obligasi, atau pasar uang berdasarkan pada jenis Reksa Dana yang dibeli oleh Investor.

    Aktivitas pembelian/penjualan yang dilakukan oleh Manajer Investasi akan dilaksanakan melalui perantara investasi.

    Jika seorang investor ingin menjual (redeem) unitnya, Manajer Investasi akan memberikan perintah pembayaran kepada Bank Kustodian.

    Kemudian, Bank Kustodian akan mentransfer jumlah penjualan yang sah kepada investor.

  • Manajer Investasi & Bank Kustodian

    Manajer Investasi

    Dalam kapasitasnya sebagai pelaku usaha, Manajer Investasi adalah suatu pihak yang mengelola Portofolio Efek untuk nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif untuk sekelompok nasabah; selain perusahaan asuransi, dana pensiun, dan bank yang melakukan sendiri kegiatan usahanya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Ruang Lingkup Manajer Investasi:

    • Mengelola portofolio efek sehubungan dengan pelanggan,
    • Mengelola reksa dana,
    • Melakukan riset mengenai efek,
    • Menganalisis studi kelayakan investasi.

    Bank Kustodian

    “Pihak yang memberikan jasa penitipan Efek dan harta lain yang berkaitan dengan Efek serta jasa lain, termasuk menerima dividen, bunga, dan hak-hak lain, menyelesaikan Transaksi Efek, dan mewakili pemegang rekening yang menjadi nasabahnya.”

    Yang bertindak sebagai Kustodian adalah:

    • Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian
    • Perusahaan Efek
    • Bank Komersial

    Ruang Lingkup Bank Kustodian:

    • Memberikan jasa penitipan dan kustodian kolektif
    • Perhitungan NAB sehari-hari
    • Membayarkan biaya yang timbul terkait dengan reksa dana sesuai instruksi Manajer Investasi
    • Membuat catatan terpisah mengenai Pemegang Unit
    • Memiliki ketentuan tersendiri mengenai pencatatan dan pelaporan
  • Jenis-jenis Reksa Dana

    Risiko Umum:

    • Politik, hukum, ekonomi, perubahan dalam politik & peraturan pemerintah yang dapat memengaruhi kinerja korporasi yang tertulis dalam portofolio Reksa Dana
    • Perkembangan terkini
    • Sektoral

    Risiko Investasi:

    • Penurunan nilai dari unit penyertaan
    • Perubahan dalam nilai tukar mata uang asing

    Risiko Operasional:

    • Likuiditas
    • Penjualan kembali unit berdasarkan pada likuiditas dari portofolio atau kemampuan Manajer Investasi membeli unit dan menyediakan pembayaran tunai langsung
    • Risiko Biaya Asuransi untuk Aset Reksa Dana

    Pertanggungan asuransi pada aset total Reksa Dana di Bank Kustodian. Sejumlah risiko yang tidak diinginkan antara lain: wanprestasi dari salah satu pihak yang terkait (Bank Kustodian, perantara), bencana alam, kebakaran, kerusuhan yang dapat mempengaruhi NAB.

  • Risiko dalam Reksa Dana

    Risiko Umum:

    • Politik, hukum, ekonomi, perubahan dalam politik & peraturan pemerintah yang dapat memengaruhi kinerja korporasi yang tertulis dalam portofolio Reksa Dana
    • Perkembangan terkini
    • Sektoral

    Risiko Investasi:

    • Penurunan nilai dari unit penyertaan
    • Perubahan dalam nilai tukar mata uang asing

    Risiko Operasional:

    • Likuiditas
    • Penjualan kembali unit berdasarkan pada likuiditas dari portofolio atau kemampuan Manajer Investasi membeli unit dan menyediakan pembayaran tunai langsung
    • Risiko Biaya Asuransi untuk Aset Reksa Dana

    Pertanggungan asuransi pada aset total Reksa Dana di Bank Kustodian. Sejumlah risiko yang tidak diinginkan antara lain: wanprestasi dari salah satu pihak yang terkait (Bank Kustodian, perantara), bencana alam, kebakaran, kerusuhan yang dapat mempengaruhi NAB.

  • Prospektus Reksa Dana

    Prospektus adalah informasi tertulis yang dimaksudkan untuk membujuk orang lain membeli Efek dalam sebuah penawaran umum.

    Rangkuman Reksa Dana dalam sebuah Prospektus menjelaskan tentang:

    • Faktor Risiko
    • Informasi mengenai aktivitas operasional Reksa Dana
    • Detail unit penyertaan, termasuk harga penawaran
    • Batas maksimal dan minimal untuk pembelian
    • Pernyataan Kebijakan Investasi

    Informasi Reksa Dana berisi:

    • Laporan Keuangan
    • Detail biaya operasional
    • Riwayat Reksa Dana
    • Pengelolaan
    • Jangka pembayaran unit penyertaan
    • Pembukaan Reksa Dana
    • Penempatan Awal
    • Rangkuman Reksa Dana
    • Glosarium
    • Informasi Reksa Dana, misal: pengalaman profesional Manajemen Aset dan Bank Kustodian
    • Tujuan dan Kebijakan Investasi
    • Perpajakan
    • Faktor-faktor Risiko
    • Hak Investor
    • Laporan Keuangan & Nasihat Hukum
    • Skema dan Prosedur Pembelian, Penambahan Dana, dan Penjualan
    • Prosedur Likuidasi
  • Kinerja Reksa Dana

    Sebelum memahami Kinerja Reksa Dana, kita terlebih dahulu harus mengenal istilah Nilai Aktiva Bersih dan Unit Penyertaan.

    Nilai aktiva bersih adalah nilai pasar yang wajar dari portofolio Efek dan aktiva-aktiva lain dari suatu Reksa Dana, dikurangi liabilitas Dana.

    Nilai aktiva bersih per unit adalah total nilai aktiva bersih dibagi jumlah total unit penyertaan yang dimiliki oleh semua pemegang unit portofolio tersebut. NAB per unit dipublikasikan pada suatu surat kabar setiap hari kerja. NAB berfungsi sebagai indikator yang menentukan baik harga beli maupun jual setiap unit penyertaan Reksa Dana. Fluktuasi NAB dapat mengindikasikan kinerja reksa dana, apakah nilainya positif (meningkat) atau negatif (menurun).

    Unit Penyertaan adalah sebuah pengukuran dalam portofolio investasi kolektif untuk menentukan bagian dari tiap pihak yang terlibat.

    Untuk menghitung hasil investasi Anda dalam Reksa Dana, kurangi penjualan NAB dengan pembelian NAB. Kemudian, kalikan hasilnya dengan jumlah total unit penyertaan yang Anda miliki.

  • Keuntungan Reksa Dana

    Reksa Dana memiliki berbagai keuntungan yang menjadikannya salah satu pilihan investasi yang paling menarik.

    Dikelola oleh manajemen profesional

    Portofolio Reksa Dana dikelola oleh seorang Manajer Investasi dengan keahlian profesional dalam mengelola dana. Manajer Investasi memiliki peran yang sangat penting mengingat sebagian besar investor individu tidak memiliki waktu untuk melakukan riset dan evaluasi pasar, dan juga mereka tidak memiliki akses informasi ke pasar saham.

    Diversifikasi Investasi

    Diversifikasi dalam sebuah portofolio investasi akan mengurangi risiko (tetapi tidak menghilangkannya), karena aset akan diinvestasikan pada instrumen-instrumen yang berbeda; oleh sebab itu risikonya juga akan tersebar. Dengan kata lain, risikonya lebih rendah dibandingkan dengan kasus dimana seseorang membeli satu atau dua instrumen secara terpisah.

    Informasi yang Transparan

    Reksa Dana Anda wajib memberikan informasi tentang perkembangan portofolio dan juga biaya-biaya secara rutin sehingga semua Pemegang Unit dapat memantau hasil, biaya-biaya, dan risiko mereka kapan pun. Manajer Investasi diwajibkan memublikasikan Nilai Aktiva Bersih secara harian dalam surat kabar, dan juga mengumumkan laporan keuangan semester dan juga tahunan, bersama dengan prospektusnya secara tepat waktu. Dengan begitu, investor akan memiliki akses untuk memantau investasi mereka secara rutin.

    Likuiditas Tinggi

    Untuk memperoleh keuntungan yang baik, setiap instrumen yang diinvestasikan harus memiliki tingkat likuiditas yang tinggi. Oleh karena itu, investor dapat menjual unit penyertaan mereka kapan pun sesuai ketentuan dalam setiap Reksa Dana sehingga mempermudah investor mengelola uang mereka. Reksa dana terbuka mewajibkan pembelian kembali Unit Penyertaan, itulah sebabnya sifatnya cair.

    Biaya Rendah

    Reksa Dana adalah modal kolektif dari sejumlah investor yang kemudian dikelola secara profesional. Aset yang makin besar akan menghasilkan efisiensi lebih tinggi terkait biaya transaksi.

    Biaya transaksi menjadi lebih rendah jika kita membandingkannya dengan biaya transaksi individual yang dilakukan oleh investor individu di perdagangan saham.

AKSes.KSEITM Facility

kseifacility

Apa itu Fasilitas AKSes KSEI?

Fasilitas AKSes KSEI adalah sarana akses informasi melalui jaringan internet yang diperuntukkan bagi investor untuk memonitor posisi dan mutasi Efek miliknya yang tersimpan pada Sub Rekening Efek di KSEI. Setiap Investor berhak untuk memperoleh akses atas fasilitas ini melalui Pemegang Rekening KSEI, dimana investor terdaftar sebagai nasabah. KSEI tidak mengenakan biaya apapun, baik kepada Pemegang Rekening KSEI atau investor.

The Benefits to InvestorManfaat Bagi Investo

Manfaatnya bagi Investor

Manfaat Fasilitas AKSes KSEI bagi investor adalah sebagai berikut:

  • Investor dapat mengakses secara real time data kepemilikan Efek serta mutasinya dalam Sub Rekening Efek yang disimpan di sistem KSEI (C-BEST) hingga 30 hari terakhir.
  • Memberikan kemudahan investor untuk melakukan konsolidasi laporan portofolio lain miliknya yang tersebar di beberapa Perusahaan Efek atau Bank Kustodian.
  • Menumbuhkan kepercayaan dan rasa aman bagi investor untuk berinvestasi di pasar modal dengan pembukaan Sub Rekening Efek yang dapat dimonitor secara langsung oleh investor itu sendiri.
  • Memberikan manfaat tambahan informasi yang diinginkan investor secara transparan di pasar modal Indonesia.

Equities

Manfaat bagi Pemegang Rekening

Manfaat Fasilitas AKSes KSEI bagi Pemegang Rekening adalah sebagai berikut:

  • Memberikan informasi yang dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku bagi investor yang menjadi nasabahnya.
  • Sebagai saranan komunikasi dalam penyampaian dan penyajian informasi berupa inquiryatau report bagi nasabahnya dengan data akurat secara langsung.
  • Mengurangi biaya komunikasi, biaya cetak dan biaya pengiriman laporan.
  • Terbuka pengembangan lebih lanjut dan lebih spesifik sesuai dengan kebutuhan Pemegang Rekening terkait peningkatan sarana komunikasi antara Pemegang Rekening dan nasabahnya.

Terms of Access Request

Syarat Permohonan Akses

Permohonan akses Fasilitas AKSes KSEI hanya dapat diajukan oleh investor yang telah memiliki Sub Rekening Efek di KSEI. Dengan mempunyai Sub Rekening Efek ini, investor berhak meminta akses Fasilitas AKSes KSEI, dan sesuai surat Bapepam-LK No.: S-4882/BL/2009 tanggal 8 Juni 2009, PE atau BK harus melaksanakan permintaan tersebut.

  • Apa itu Fasilitas AKSes KSEI?

    Fasilitas AKSes KSEI adalah sarana akses informasi melalui jaringan internet yang diperuntukkan bagi investor untuk memonitor posisi dan mutasi Efek miliknya yang tersimpan pada Sub Rekening Efek di KSEI. Setiap Investor berhak untuk memperoleh akses atas fasilitas ini melalui Pemegang Rekening KSEI, dimana investor terdaftar sebagai nasabah. KSEI tidak mengenakan biaya apapun, baik kepada Pemegang Rekening KSEI atau investor.

  • Manfaatnya bagi Investor

    Manfaat Fasilitas AKSes KSEI bagi investor adalah sebagai berikut:

    • Investor dapat mengakses secara real time data kepemilikan Efek serta mutasinya dalam Sub Rekening Efek yang disimpan di sistem KSEI (C-BEST) hingga 30 hari terakhir.
    • Memberikan kemudahan investor untuk melakukan konsolidasi laporan portofolio lain miliknya yang tersebar di beberapa Perusahaan Efek atau Bank Kustodian.
    • Menumbuhkan kepercayaan dan rasa aman bagi investor untuk berinvestasi di pasar modal dengan pembukaan Sub Rekening Efek yang dapat dimonitor secara langsung oleh investor itu sendiri.
    • Memberikan manfaat tambahan informasi yang diinginkan investor secara transparan di pasar modal Indonesia.

  • Manfaat bagi Pemegang Rekening

    Manfaat Fasilitas AKSes KSEI bagi Pemegang Rekening adalah sebagai berikut:

    • Memberikan informasi yang dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku bagi investor yang menjadi nasabahnya.
    • Sebagai saranan komunikasi dalam penyampaian dan penyajian informasi berupa inquiryatau report bagi nasabahnya dengan data akurat secara langsung.
    • Mengurangi biaya komunikasi, biaya cetak dan biaya pengiriman laporan.
    • Terbuka pengembangan lebih lanjut dan lebih spesifik sesuai dengan kebutuhan Pemegang Rekening terkait peningkatan sarana komunikasi antara Pemegang Rekening dan nasabahnya.

  • Syarat Permohonan Akses

    Permohonan akses Fasilitas AKSes KSEI hanya dapat diajukan oleh investor yang telah memiliki Sub Rekening Efek di KSEI. Dengan mempunyai Sub Rekening Efek ini, investor berhak meminta akses Fasilitas AKSes KSEI, dan sesuai surat Bapepam-LK No.: S-4882/BL/2009 tanggal 8 Juni 2009, PE atau BK harus melaksanakan permintaan tersebut.

AKSes.KSEI: Registration and Login

AKSes.KSEI: Reset Password